Wuiiih… Lama tidak menulis
September 6th, 2011 by ekohadipSejak pelaksanaan Ujian Nasional sampai saat ini baru kali ini saya mau menulis lagi.
Kalau dibilang kehabisan ide sebenarnya tidak. Lha wong ide itu bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Rasa malaslah yang mendominasi untuk tidak menulis. Supaya rasa malas untuk menulis tidak berkelanjutan, ya begini salah satu cara yang harus ditempuh. Lepaskan rasa malas dan mulai menulis. Menulis apa saja.
Banyak teman yang bilang sulit menemukan ide untuk menulis. Itu sudah biasa kita dengar. Ide sebenarnya terhampar luas di sekitar kita. Tinggal kita mau menuangkannya dalam bentuk tulisan atau tidak. Kalau kita mau teliti ide bisa muncul ketika kita melihat tv, mendengarkan radio, membaca koran atau majalah bahkan ketika membaca buku pelajaran.
Saya menemukan ide untuk menulis ini ketika saya melihat blog ini. Eee ternyata lama tak terisi dengan hal yang baru. Dari pada saya bengong yaa saya tulislah apa yang ada di benak ini. Menulis tentang apa? Ya tentang lamanya blog ini tak terisi.
Barangkali ada teman pembaca yang berkomentar bahwa hal remeh temeh begini koq ditulis. Tidak apa-apa. Memang ini adalah hal yang remeh temeh bin sepele. Dari hal yang sepele beginilah kita belajar menuangkan ide dalam bentuk tulisan.
Kita seharusnya selalu mempertajam kemauan untuk menulis. Cara mempertajam kemauan atau sensifitas untuk menulis bisa melalui hal berikut;
1. Ketika muncul suatu rasa.. segera kita tuangkan dalam bentuk tulisan
2. Ketika selesai membaca kemudian timbul ide untuk menulis segera ambil pulpen atau pensil atau langsung di komputer untuk menulis ide tersebut.
3. Ketika melihat suatu peristiwa yang menarik.. langsung menuangkannya dalam tulisan
4. Ketika mendengar kabar yang menggelitik sanubari ya segera tuangkan dalam tulisan
5. Ketika berbicara dengan seseorang dan tiba-tiba ada getaran untuk menuangkan hasil pembicaraan.. ketika pembicaraan sudah selesai segera tuangkan dalam tulisan.
Harus diakui bahwa menulis itu butuh proses, tidak sekali jadi. Bagi penulis yang sudah profesional sekali jadi itu sangat mungkin. Bagi penulis pemula. Proses menulis dan menyunting sangat perlu dilakukan.
Maaf. Tulisan inipun seharusnya disunting lagi. Namun karena tulisan ini sifatnya untuk menggugah kemauan menulis saya, untuk sementara saya biarkan apa adanya. Supaya saya ngeh lagi untuk menulis.
Kalau saya mau memulai menulis lagi, bagaimana dengan anda???


ada tugas untuk menghadiri seminar/workshop ‘teaching writing’. Sebagaimana biasa, kalau sedang tidak bisa melaksanakan tugas siswa diberi tugas. Begitu juga tadi pagi, dua kelas tidak mendapat pelajaran tetapi tugas dalam bentuk tulis. Saya percaya mereka ada yang suka dan sebaliknya ada yang tidak suka dengan jam pelajaran kosong dan diberi tugas seperti ini d . Namun saya juga percaya ada siswa yang suka jam pelajaran kosong dan tidak ada tugas.
Hari masih pagi, bahkan sangat pagi ketika telepon berbunyi. Tidak seperti biasanya, bu Nurul telepon masih sepagi itu. Kami masih sedang menikmati pencerahan rohani melalui acara di televisi.
